Google Menggandeng Twitter

Judul tulisan dalam blog Google sudah menunjukkan maksudnya: "Friend Connect Bersama Burung Mencicit." Tulisan tersebut diposting Rabu lalu, yang menjelaskan Google telah mengintegrasikan Google Friend Connect dengan Twitter. "Sekarang Anda dapat bergabung dengan salah satu dari lebih dari 9 juta situs Google Friend Connect menggunakan login Twitter-mu," Google menuliskan dalam blognya.

Jika kita masuk, terdapat ajakan bergabung. Terdapat tulisan "Bangkitkan dan libatkan komunitas Anda". Juga penjelasan bahwa, dengan menggunakan aplikasi ini, memungkinkan Anda menambah dengan mudah fitur sosial yang praktis ke situs web.

Pengumuman resmi Google ini seakan-akan menjadi jawaban terhadap Yahoo. Memang sehari sebelumnya, Yahoo mengumumkan kerja sama dengan Facebook. Dengan aliansi ini, mulai 2010, Yahoo Mail, News, Sport, Finance, dan Flickr akan terkoneksi dengan Facebook. Hal ini memungkinkan para penggunanya mengakses layanan-layanan tersebut menggunakan kredensial Facebook mereka layaknya aplikasi Facebook biasa.

Pengguna Facebook juga bisa melakukan banyak hal, seperti menulis komentar, berbagi berita, dan melihat kabar teman mereka memakai akun Facebook di Yahoo. Sementara itu, Yahoo diuntungkan dengan aktivitas tersebut karena pada gilirannya menambah traffic lalu lintas pengguna ke webnya.

Untuk menghadapi aliansi itu, Google melakukan langkah yang senada. Mereka mengintegrasikan Google Friend Connect dengan Twitter. Jadi pengguna dapat login ke Google Friend Connect dengan menggunakan akun Twitter-nya. Setelah masuk, pengguna Twitter bisa melihat avatar dan nama mereka ditampilkan dalam situs-situs yang dihubungkan melalui Google Friend Connect.

Pengguna juga bisa melakukan tweet atas berita atau informasi menarik yang ditemukan dalam situs yang memakai Google Friend Connect tanpa perlu logout. Pemilik situs yang sudah memakai layanan Google Friend Connect tidak perlu melakukan apa pun dengan adanya integrasi Twitter, karena integrasi ini langsung bekerja.

Berita yang terjadi pada pekan lalu itu memperlihatkan bahwa persaingan antara Google dan Yahoo makin keras. Masing-masing mencari sekutu untuk mengalahkan satu sama lain. Beberapa bulan lalu, kemitraan serupa terjadi antara Microsoft dan Yahoo di bidang search engine, yaitu Bing. Dari informasi yang beredar, Microsoft memang memiliki saham di Facebook.

Tentunya aliansi ini saling menguntungkan. Bagi Facebook, misalnya, ia bakal mendapat content Yahoo yang terkenal solid dan kuat jaringannya. Boleh jadi content ini akan diolah untuk penggunanya guna menyaingi Twitter, yang kuat dari segi content. Di sisi lain, Yahoo juga diuntungkan bekerja sama dengan Facebook, yang penggunanya sudah mencapai 250 juta. Traffic ke Yahoo tentunya semakin meningkat. Kondisi saling menguntungkan juga terjadi pada kemitraan antara Google dan Twitter.

Sumber : korantempo.com 07 Desember 2009
0 Responses